Tampilkan postingan dengan label Berpikir Positif. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Berpikir Positif. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 12 November 2011

Rahasia Bahagia

"Jika Anda ingin tetap nyaman, Anda akan cenderung tetap diam. Percayalah, Anda tidak akan mendapatkannya" (Ikhwan Sopa - Trainer)
Dari materi oleh Chuck Gallozzi.

TIDAK BAHAGIA ADALAH TANDA PERLUNYA PERUBAHAN
Ya! Jika Anda merasa kurang atau tidak berbahagia, ketahuilah: itu adalah tanda bahwa Anda memerlukan perubahan. Dan perubahan, selalu punya teman. Namanya pilihan. Dengan demikian, Anda tidak akan bisa lebih berbahagia, jika Anda tidak berubah. Anda juga tidak akan bisa berubah, jika Anda tidak segera menjatuhkan pilihan.

PILIHAN UTAMA ANDA ADALAH MENERIMA
Pilihan utama Anda, adalah menerima segala sesuatu dengan ikhlas dan apa adanya, dan menerima tanggung jawab untuk merubahnya. Setiap pilihan Anda ada konsekuensinya. Dan biasanya, pilihan itu adalah antara kebebasan atau perbudakan. Antara hidup dengan mimpi-mimpi indah, atau hidup di dalam mimpi buruk.

BAHAGIA TERCIPTA DENGAN MERUBAH DIRI SENDIRI
Apa yang harus diubah untuk menciptakan rasa bahagia? Anda tidak perlu jauh-jauh mencarinya. Apa yang perlu diubah adalah diri Anda sendiri.

Jika Anda tidak berbahagia dengan penghasilan yang Anda terima saat ini, maka daripada mengeluh tentang pelitnya boss Anda atau perusahaan Anda, mendingan Anda merubah diri Anda. Jadikanlah diri Anda lebih "berharga", dan dengannya lebih berhak atas penghasilan yang lebih besar. Banyak yang bisa Anda lakukan untuk itu. Misalnya bersekolah lagi, mengambil berbagai kursus dan mengikuti macam-macam seminar, belajar teknologi dan teknik baru, membuka bisnis sendiri, dan sebagainya. Atau, Anda cukup menjadi lebih produktif di tempat kerja, dan berupaya menjadi bagian dari solusi yang dibutuhkan oleh boss atau perusahaan Anda.

Untuk sesuatu yang Anda minta lebih, Anda harus bekerja lebih.Untuk sesuatu yang Anda ingin ekstra, Anda harus bekerja ekstra.There is no gain, if there is no pain.If You want to eliminate the debt, You can not have it without the sweat.

Begitu pula, untuk apapun yang menjadikan Anda kurang atau tidak berbahagia selain dari penghasilan Anda. Begitu pula, untuk apa saja. Begitu pula, untuk apapun yang Anda minta dari-Nya.

SEGALA SESUATU PUNYA HARGA
Harga itu diformulasikan dalam bentuk upaya dan usaha, perjuangan dan pengorbanan. Makin besar hadiah yang Anda minta, makin mahal harganya. Makin besar hasil yang Anda kira, makin besar usaha dan upayanya. Dan itu, setara dengan pengorbanan dan perjuangan Anda. Jika Anda berupaya dan bekerja mengejar impian Anda, maka Anda tak akan pernah menyesalinya.

KEBAHAGIAAN ANDA BUKANLAH KEAJAIBAN
Kebahagiaan Anda adalah hasil karya. Andalah pembuatnya. Hal terburuk yang biasa terjadi pada setiap orang, adalah saat ia mulai mencari jalan pintas yang tidak pantas. Mengandalkan magic bullet, quick fix, atau miracle cure. Atau, mendatangi para dukun dan orang pintar. Itu tidak cukup lengkap dan malah membuat Anda makin terjerembab.

MULAILAH DENGAN KEMAUAN DAN KOMITMEN
Berhentilah membuat pertanyaan yang membuat keraguan. Berhentilah mencari alasan.
Jangan pilih ini:
"Saya merasa susah dan Saya ingin hidup Saya berubah"
Tapi pilihlah ini:
"Saya ingin berubah."

HIDUP ANDA tidak akan berubah jika ANDA-nya tidak berubah.
Membaca tips ini saja, tidak akan menciptakan perubahan apa-apa. Melakukannyalah yang membuat Anda bisa mencapainya.

JANGAN MENYERAH PADA APA YANG ANDA BELUM TAHU
Pernah mendengar kisah ini? Seseorang yang bersekolah ke Jepang untuk mengambil S3 di bidang ekonomi. Ia asli Indonesia, dan tidak mengerti sama sekali bahasa Jepang atau huruf kanji. Di Jepang sana, ia menyambi bekerja di sebuah restoran. Menjadi pelayan dengan hanya tahu bahasa Tarzan. Selain itu, ia juga mencoba-coba menjadi translator yang menterjemahkan berbagai dokumen berbahasa Jepang ke dalam Bahasa Indonesia. Sepulang dari sana, karirnya melejit sebagai jebolan S3. PLUS, ia juga berhasil membuka restoran sendiri di tanah air. Restoran tempura dan sukiyaki. PLUS, ia juga berhasil membuka sebuah kursus bahasa Jepang untuk anak-anak negeri.

Maka, jika Anda punya bisnis sendiri, kemudian ingin berjualan lewat internet, pikirkanlah yang satu ini. Janganlah Anda terlalu bergantung pada orang lain. Buatlah blog sendiri. Kerjakan situs Anda sendiri. Anda tidak akan pernah menduga, siapa tahu Anda juga berbakat menjadi pakar internet marketer, atau punya usaha web hosting, menjadi konsultan SEO (search engine optimisation), menjadi selebriti blog, atau bahkan menjadi penulis buku best seller berdasarkan pengalaman bisnis Anda sendiri. Sebagai pebisnis, Anda pasti hanya tahu satu hal, yaitu bahwa semua itu adalah MUNGKIN!

Dengan tidak langsung menyerah pada apa-apa yang Anda tidak tahu mulanya, penghasilan Anda mungkin akan berlipat ganda. Lihatlah apa yang dilakukan Andrie Wongso dan Tung Desem Waringin. Lihatlah Cak Bukhin. Dan Anda tahu bahwa semuanya memang mungkin. Jika Anda mau merelakan melonggarnya keamanan dan kenyamanan, Anda akan mendapatkan lebih banyak untuk keduanya.

Ya. Segala perubahan ada harganya. Tapi ingatlah yang satu ini: harga paling mahal yang harus Anda bayar, adalah jika Anda tidak merubah apa-apa.

RISIKO TERTINGGI ANDA ADALAH MENGHINDARI RISIKO
Risiko itu adalah hilangnya kesempatan untuk mendapatkan lebih. Jika Anda ingin tetap nyaman, maka Anda cenderung ingin tetap diam. Padahal, matahari masih terbit setiap pagi. Dan saat petang, ia juga masih tetap tenggelam. Penanggalan berubah, dan waktu masih berjalan. Hanya itulah yang Anda punya. Apa yang perlu Anda lakukan, adalah mengikutinya. Mengikutinya dengan berbagai perubahan, perencanaan, penyesuaian dan pengejaran.

PERUBAHAN ADALAH ALAMIAH BAGI ANDA
Jika hari mulai pagi, Anda mulai mencari rizki. Jika petang telah datang, Anda pun bersiap untuk pulang. Jika hari hujan, Anda menepi atau menggunakan payung. Jika jalan yang Anda lewati sedang banjir, Anda memutar dan mencari jalan lain. Tidakkah itu hanya punya satu terjemah? Bahwa Anda adalah manusia yang secara alamiah terus berubah!

Lantas mengapakah lagi, Anda masih saja terus membaca-baca tips ini?
Do something! Mulailah perjuangan dan pengorbanan Anda! Dan dapatkan apa yang lebih berharga.

www.harapanmasihada.blogspot.com 

Senin, 07 November 2011

Jangan Serahkan "Remote Kontrol" Anda kepada Orang Lain

Alkisah, dalam kitab Azhraf al-Zharfa', Joha bersama putranya pergi ke pasar mengendarai keledai, sementara putranya berjalan di sampingnya. Ketika melewati kerumunan, terdengar celoteh, "Dasar orang tua semena-mena, masak anaknya disuruh berjalan kaki." Merasa tidak nyaman dengan celotehan, Joha turun dari punggung keledai dan berganti posisi dengan anak.

Di kerumunan lain, terdengar cemoohan, "Dasar anak durhaka, tega sekali membiarkan bapaknya berjalan kaki sementara ia duduk enak." Ia menyuruh putranya turun dan berjalan kaki bersamanya sementara keledainya dituntun.

Beberapa langkah kemudian, orang-orang berkomentar, "Orang aneh, mengapa keledai itu tidak dinaiki." Ia bersama sang anak menaiki punggung keledai. Di lokasi selanjutnya, orang-orang berseloroh, "Bapak dan anak sama dungunya, masak seekor keledai lemah ditunggangi berdua." Tak mau dianggap orang bersalah, Joha dan anaknya turun, lalu keledai itu dipanggul berdua. Anak-anak kecil yang melihatnya girang dan tertawa-tawa. Keduanya berjalan hingga sampai di jembatan kecil. Joha bingung dan serbasalah. Akhirnya, keledai itu dilemparnya ke sungai.

Cerita di atas adalah gambaran orang yang tidak teguh dalam prinsip. Nashruddin Joha atau dikenal dengan Nashruddin Hoja, tokoh unik pada masa keemasan Islam. Ia bermaksud pergi ke pasar untuk berdagang bersama putranya. Dalam perjalanan, ia terjebak dalam tindakan yang membuat dirinya kebingungan. Bingung bukan lantaran tawar-menawar harga atau menghitung keuntungan, melainkan bingung karena melakukan tindakan yang tak dimengerti oleh dirinya sendiri. Joha lupa bahwa tujuan perjalanannya adalah berdagang ke pasar. Maksud hati menyenangkan setiap orang, apa daya bingung yang didapat.

Karakter Joha dalam kisah di atas menurut teori kepribadian dikenal dengan conformist personality, pembawaan kepribadian yang cenderung membiarkan sikap dan pendapat orang lain untuk menguasai dirinya. Tindakan ini muncul karena ada perasaan khawatir tidak mendapat pengakuan dari orang lain. Dampak dari kepribadian ini adalah rentan untuk dikuasai oleh pengaruh-pengaruh liar dan tak mampu mempertahankan tujuan atau prinsip.

Menurut hierarki Maslow, aktualisasi diri merupakan kebutuhan tertinggi (meta-needs) dalam hidup. Aktualisasi diri muncul karena adanya konsistensi terhadap tujuan. Aktualisasi diri penting sebab jika tak terpenuhi (bagi sebagian orang yang telah terpenuhi kebutuhan dasarnya) bisa berakibat metapatologi (penyakit kejiwaan), seperti sinisme, kebencian, kegelisahan, depresi dan metapatologi lainnya. Namun, dalam kisah Joha, ia terlampau khawatir sehingga melakukan kekeliruan cara meraihnya, bahkan mengorbankan tujuannya. Akibatnya, Joha menderita kerugian waktu, energi, dan keledai.

Alquran memberi solusi untuk mengantisipasi kekeliruan di atas, yaitu dengan istiqamah (konsistensi). "Tetap teguhlah kamu pada jalan yang benar sebagaimana yang telah diperintahkan kepadamu." (QS Hud: 112). Selanjutnya, bertawakal dengan keputusan yang telah diambil. "Kemudian apabila kamu telah membulatkan tekad, bertawakallah kepada Allah. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bertawakal kepada-Nya." (QS Ali Imran: 159).

Jangan Serahkan "Remote Kontrol" Anda kepada Orang Lain. Wallahu A'lam.

Dimuat di Republika cetak edisi Selasa (26/7) dengan judul Joha dan Keledai
www.republika.co.id

Senin, 31 Oktober 2011

Ketinggalan Pesawat

Abduh (bukan nama sebenarnya) sudah berusaha bangun pagi. Ia dapat check-in on time. Namun entah mengapa, ia tidak mendengar panggilan untuk boarding. Ia baru menyadari setelah 5 menit boarding ditutup. Di sampingnya juga ada seorang ibu yang marah dengan penuh emosi akibat tidak ada toleransi dari petugas. Abduh hanya tersenyum, dan positive thinking bahwa pasti ada hikmah dari semua kejadian ini. Bisa jadi, Allah mempunyai rencana tersendiri dengan keterlambatan ini. Atau mungkin Allah akan memberikan kebaikan, bukankan bersama kesulitan pasti ada kemudahan?

Penerbangan berikutnya menuju Samarinda pukul 11. Sekarang baru pukul 6.30, berarti masih 5,5 jam lagi! Terbayang betapa betenya menunggu. Lima jam lebih waktu kosong, dunia jadi melambat, tidak ada yang harus diburu-buru. Kaki melangkah dengan santai, bahkan jantung berdetak lebih lambat, nafas keluar masuk lebih rileks namun dalam. Abduh mencari posisi yang nyaman, ia ingin menyempurnakan bahan training yang harus disampaikan pada seminar 2 hari Spiritual Entrepreneurship sore nanti.

Sambil menikmati Bakmi Goreng Spesial ia memainkan macbook kesayangannya. Luar biasa! Ia mendapatkan insight, ide-ide brilian. Mungkin karena ia mengedit dalam keadaan santai dan rileks sehingga pikiran bawah sadarnya bisa bekerja dengan baik melahirkan kreativitas yang tidak muncul pada keadaan biasa.

Tidak terasa waktu menunjukkan pukul 9, check-in pasti sudah dibuka. Abduh segera menuju counter check-in. Selesai check-in, Abduh menuju boarding room di zona 3. Dilihatnya arloji di tangannya, "Masih 2 jam lagi". Dilihatnya mushalla apik dan bersih di sudut gedung. Ada 1 orang tengah khusyuk shalat dhuha di dalamnya. Ia teringat, Rasulullah SAW tidak pernah meninggalkan shalat dhuha, "sebaiknya aku dhuha dulu", batin Abduh. Air wudhu yang sejuk membasahi anggota tubuhnya dan terasa melunturkan dosa.

Abduh demikian menikmati shalat dhuha ini. Sungguh 8 rakaat terasa kurang. Tak terasa buliran air mata menetes, mencuci kekotoran hati, melembutkan kekesatan jiwa. Fikiran dan dada terasa ringan, damai. Terasa dekat dan mesra dengan Tuhannya. Kenikmatan yang tidak dapat dilukiskan dengan kata-kata. Duhai, kalaulah tidak karena ketinggalan pesawat, aku tidak akan mengalami 8 rakaat yang sangat berharga ini. Bahkan sudah lama aku tidak melakukan shalat dhuha 8 rakaat. Subhanallah, mungkin Allah ingin mencuci diriku dahulu sebelum menyampaikan materi spiritual entrepreneurship, sehingga semoga materinya akan lebih berkualitas dan Allah berkenan dengan training itu, Allah memberikan hidayah-Nya kepada para peserta. Wallahu a'lam.

Zone 3 Bandara SH
---
Judul Asli: Berpikir Positif 01
www.agungy.blogspot.com